* Ada saat dimana perjuangan tidak berbanding lurus dengan hasil:
saat kau menjadikan hal yang berharga sebagai alat pertimbangan
.
* Aku benci bersandiwara, aku tidak bisa terus hidup dalam kebohongan.
Tapi di sisi lain, aku tidak ingin mematikan harapanku sendiri. Aku selalu berpikir, saat ini aku sedang menggapai impianku. Menyakitkan memang, tapi harus kulakukan.
Mungkin suatu saat Tuhan akan menyadarkan mereka betapa aku bersungguh-sungguh dalam menggapai semua itu. Karena bagaimanapun, restu mereka sangat diperlukan buat keberhasilanku
.
* Terkadang, untuk membahagiakan orang yang berharga, kita harus meninggalkan keegoisan kita, menghapus impian kita, mungkin juga menyakiti diri kita sendiri.
Tapi kita harus melakukannya dengan tulus. Itu perjuangan yang berat, karena lawanmu adalah kata hatimu sendiri
.
* Aku bukan orang bodoh yang ingin mati sekarang. Ya, meskipun kemungkinan besar hatiku akan terasa janggal menjalami ini. Aku hanya bilang jika aku gagal meraih impianku dan aku mati, aku gak akan pernah lupa bahwa aku pernah punya impian seperti itu
.
* Aku selalu mengingat hal-hal yang menurutku spesial. Sama seperti ini,
suatu saat nanti saat akhir hidupku dekat, jika nanti aku gak berhasik menggapai impianku, mungkin aku akan berpesan agar di makamku orang menuliskan:
"Impian adalah sayap bagi jiwa yang ingin terbang melawan angin. Sekalipun sayap itu patah, semangatnya tetap membara."
.
* Kelak suatu saat kau akan mengerti semua yang kukatakan.
Karena hidup bukan hanya sekedar mencari kesuksesan ataupun kebahagiaan. Tetapi juga melawan angin yang memaksamu terbang mengikutinya
.

*Kakak Teguh Golden Ways
saat kau menjadikan hal yang berharga sebagai alat pertimbangan
.
* Aku benci bersandiwara, aku tidak bisa terus hidup dalam kebohongan.
Tapi di sisi lain, aku tidak ingin mematikan harapanku sendiri. Aku selalu berpikir, saat ini aku sedang menggapai impianku. Menyakitkan memang, tapi harus kulakukan.
Mungkin suatu saat Tuhan akan menyadarkan mereka betapa aku bersungguh-sungguh dalam menggapai semua itu. Karena bagaimanapun, restu mereka sangat diperlukan buat keberhasilanku
.
* Terkadang, untuk membahagiakan orang yang berharga, kita harus meninggalkan keegoisan kita, menghapus impian kita, mungkin juga menyakiti diri kita sendiri.
Tapi kita harus melakukannya dengan tulus. Itu perjuangan yang berat, karena lawanmu adalah kata hatimu sendiri
.
* Aku bukan orang bodoh yang ingin mati sekarang. Ya, meskipun kemungkinan besar hatiku akan terasa janggal menjalami ini. Aku hanya bilang jika aku gagal meraih impianku dan aku mati, aku gak akan pernah lupa bahwa aku pernah punya impian seperti itu
.
* Aku selalu mengingat hal-hal yang menurutku spesial. Sama seperti ini,
suatu saat nanti saat akhir hidupku dekat, jika nanti aku gak berhasik menggapai impianku, mungkin aku akan berpesan agar di makamku orang menuliskan:
"Impian adalah sayap bagi jiwa yang ingin terbang melawan angin. Sekalipun sayap itu patah, semangatnya tetap membara."
.
* Kelak suatu saat kau akan mengerti semua yang kukatakan.
Karena hidup bukan hanya sekedar mencari kesuksesan ataupun kebahagiaan. Tetapi juga melawan angin yang memaksamu terbang mengikutinya
.

*Kakak Teguh Golden Ways
cobalah untuk mendengar dengan mata dan melihat dengan telinga
BalasHapusSorry, baru check, Hol.
BalasHapusYeah, your're right. But, why don't you try to make a new poem or story with me?